Meskipun wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo terus meluas, para ahli kesehatan masyarakat menegaskan bahwa risiko penularan selama Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat “sangat rendah.”
Rumah sakit dan agensi kesehatan di AS telah meningkatkan kesiapsiagaan mereka untuk menghadapi kemungkinan kasus Ebola. Beberapa rumah sakit di kota-kota tuan rumah Piala Dunia telah menyiapkan ruang isolasi khusus.
“Kami siap menghadapi kemungkinan terburuk, meskipun risikonya sangat rendah. Kesiapsiagaan adalah kunci,” kata Koordinator Darurat Nasional untuk Ebola, Jumat (14/6/2026).
“Risiko penularan Ebola melalui perjalanan internasional memang rendah, tapi kami tidak bisa lengah. Kesiapsiagaan adalah investasi terbaik kami.” — Koordinator Darurat Nasional untuk Ebola
Namun, beberapa ahli memperingatkan bahwa sistem kesehatan masyarakat AS masih memiliki kelemahan yang perlu ditangani. Ketegangan terkait kebijakan kesehatan masyarakat di beberapa negara bagian juga menjadi perhatian.
Piala Dunia 2026 rencananya akan digelar di 16 kota di AS, Kanada, dan Meksiko pada musim panas mendatang. Turnamen ini diperkirakan akan menarik jutaan pengunjung dari seluruh dunia.
“Piala Dunia adalah momen bagi dunia untuk berkumpul. Kami ingin memastikan bahwa semua orang bisa menikmatinya dengan aman dan sehat.” — Pejabat Kesehatan Masyarakat AS
Redaksi KADAR | 15 Juni 2026
Komentar