BBC dalam investigasinya mengungkap bahwa Rusia berada di balik serangan api yang menargetkan properti yang terkait dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Bukti menunjukkan adanya keterlibatan warga Rusia dalam mengarahkan plot serangan ini.

Serial pembakaran yang terjadi sebelumnya menargetkan mobil dan properti yang terhubung dengan PM Starmer. Investigasi BBC menemukan pola koordinasi yang melibatkan kelompok sayap kanan palsu dan kelompok Muslim palsu yang dibuat untuk memanfaatkan ketegangan di masyarakat.

“Temuan ini menunjukkan upaya sistematis untuk mengganggu stabilitas politik Inggris melalui operasi tersembunyi,” kata seorang analis keamanan kepada BBC, Sabtu (14/6/2026).

“Ini adalah serangan terhadap demokrasi kita. Rusia mencoba memecah belah masyarakat Inggris melalui kebohongan dan manipulasi.” — Analis Keamanan BBC

Pemerintah Inggris belum memberikan komentar resmi terkait temuan ini, namun sumber internal mengindikasikan bahwa investigasi sedang berlangsung dan kemungkinan akan berdampak pada hubungan bilateral antara Inggris dan Rusia.

Insiden ini menambah daftar panjang dugaan campur tangan Rusia dalam urusan politik negara-negara Barat dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa negara Eropa lainnya juga melaporkan upaya serupa yang dilakukan oleh aktor negara Rusia.

“Kami tidak bisa membiarkan upaya campur tangan asing ini merusak institusi demokrasi kita. RESPONS harus tegas dan terkoordinasi.” — Anggota Parlemen Inggris

Redaksi KADAR | 15 Juni 2026